Skip to main content

Posts

Lika-Liku Seru Sera - Bagian 4

Bagian 4 Aku ingat, waktu itu bulan Desember. Kuliah sedang libur, dan itu berarti satu hal bagiku–bekerja full time . Pagi itu, sekitar pukul delapan, aku naik kereta lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Udara dingin menemani langkahku. Tidak lama kemudian, aku sampai dan membuka pintu. Di dalam, seperti biasa, owner bakery ini, Bu Fatma sudah ada bersama anaknya. Mereka sudah sibuk sejak pagi buta, menyiapkan roti dan berbagai produk dari nol. Aroma adonan dan biji kopi yang kuat langsung menyambutku begitu masuk. “Pagi, Bu.” “Pagi, Sera,” jawab Bu Fatma sambil tersenyum. Anaknya juga menyapaku singkat sebelum kembali fokus dengan pekerjaannya. Pemandangan itu sudah sangat akrab bagiku. Selama ini, mereka berdua yang selalu membuat semua produk di toko ini. Bu Fatma biasanya ikut menjaga toko sampai aku datang dan menggantikannya. Aku bersiap masuk ke ruang kecil di belakang untuk berganti pakaian. Namun sebelum sempat melangkah jauh, suara Bu Fatma memanggilku. “Sera, ...